Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Januari, 2009

Laporan-laporan yang harus ditolak:

1. Tidak Jelas

Laporan yang tidak mengandung informasi yang bisa membantu.

  • Di pc client suka error, tolong dibantu
  • Mas, tadi ada error di MKIOS, itu kenapa mas?
  • PC saya tiba-tiba suka restart sendiri, tolong diremote.
  • Kadang-kadang pas lagi cek stok, terus mati sendiri.
  • Pak, mkios saya ngga jalan.
  • Kayaknya ada sesuatu yang aneh di pc saya, mungkin sejak saya upgrade ke versi xxx.

2. Tidak Lengkap

Laporan yang menyebutkan pesan error tapi tidak menyebutkan spesifikasi dan versi yang digunakan.

  • Pas lagi transaksi Indosat Sev suka ngadat, tolong dibantu.
  • Di sms client, ada error “modem tidak merespon/timeout”
  • Waktu kirim transaksi muncul socket error.

3. Tidak Ada Bukti

Laporan yang tidak disertai log, screenshot, dan data yang sedang diproses.

4. Tidak Benar

Laporan yang kontradiktif, ambigu, dan tidak memiliki basis argumen yang valid.

Mengapa harus ditolak? Kok kejam sekali sih.

Laporan yang tidak jelas tak dapat diketahui akar penyebabnya. Laporan yang tidak lengkap tak dapat diketahui efeknya. Laporan yang tidak ada bukti tak dapat diketahui situasinya. Laporan yang tidak benar tidak bisa dicarikan solusinya.

Dalam kegiatan problem solving, penting untuk memiliki informasi yang valid, jelas dan lengkap. Informasi yang tidak valid, tidak jelas dan tidak lengkap dapat menimbulkan asumsi yang salah. Dari asumsi yang salah tersebut, maka solusinya pun bisa salah.

Apalagi jika dari asumsi yang salah, menimbulkan perubahan pada source code. Maka, kode yang mengandung bug tetap tidak terdeteksi sementara kode yang sudah benar menjadi salah.  Hal ini mempertinggi resiko, dan menyebabkan penurunan kualitas software akibat bug yang ditimbulkan.

Oleh sebab itu, pastikan hanya laporan yang valid, jelas, dan lengkap yang kita follow up.

Read Full Post »